Jumat, 12 Februari 2010

Televisi sekarang

Televisi sekarang sudah tidak bermutu lagi-bukan dalam arti gambar atau dalam mutu produksi televisi-tetapi dalam arti:acara TV sudah tak bermutu lagi.Kasus-kasus yang sudah lumrah di masyarakat dimulai dari hal ini.
Setiap pagi televisi menyajikan kartun.Anak-anak menjadi terpikat dengan kartun ini,dan malas bersiap untuk berangkat sekolah.Juga ada berita yang berasal dari wartawan asal bapak senang(ABS)atau asal penonton puas(APES)-yang notabene meyajikan berita yang menyudutkan,menghina,mempermalukan,menyjikan berita dengan terburu-buru,menutupi fakta,dll.Parahnya,berita macam ini SETIAP HARI ditayangkan-ya pagi,siang,sore,malam.Tidak terlalu siang,para wanita,mbak pembantu,dan lainnya menonton Infotainment yang kerapkali memberikan gosip artis yang tidak benar(disebut pula isu seleb)dan mereka duduk anteng di depan TV.Lalu sinetron yang jalan ceritanya mengada-ngada,film yang penuh adegan seksual dan kekerasan,dan lain-lain,yang pemainnya hanya berdandan tanpa dihayati maksudnya,menghiasi layar kaca malam hari.Diatas 22.00 debat,talk show yang pemainnya melakukan adegan yang TIDAK PANTAS DITIRU,dan diantaranya sudah dilaporkan ke Komisi Penyiaran Indonesia,memperburuk citra televisi Indonesia.Anak-anak tak diberi ruang cukup untuk kebebasan berekspresi-karena HAMPIR TIADA TEMPAT UNTUK TAYANGAN(yang minimal patut)untuk anak.
Sudah seharusnya pengawasan terhadap TV diperketat,dan KPI harus menindak tegas segala iklan tak bermutu,tayangan tak berbobot dan melakukan hal yang bodoh berulangkalidihentikan bahkan kalau peru diharamkan.
emoga pertelevisian Indonesia seperti dahulu lagi.